Masuk

Ingat Saya

Dialog Kepemudaan Hasilkan Pemuda Tangguh

Rabu, 10 Februari 2015 bertempat di Santyka Dyandra Hotel Medan, BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) bersama KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) melaksanakan dialog kepemudaan. Dengan Tema Cegah Radikalisme Teroris dan Isis dikalangan Pemuda dalam wadah KNPI, BNPT berhasil mengumpulkan pemuda Medan dengan jumlah 1000 lebih. Melihat antusias generasi muda Medan maka keoptimisan BNPT untuk membrantas radikal dan teroris semakin tinggi.

Acara yang dibuka oleh Bapak Komisaris Jenderal Saud Usman Nasution selaku pimpinan BNPT pusat, saya rasa amat berhasil untuk mensinergikan kekuatan BNPT dengan para pemuda di Medan untuk menghilangkan terorisme di Indonesia. Tidak saja di Medan, dialog seperti ini akan digilir hingga seluruh daerah di Indonesia dan saya meyakini bahwa Indonesia sebagai wilayah damai bukanlah sekedar angan-angan saja.

Setelah acara di buka, usai zuhur dilanjutkan oleh dialog pencegahan oleh beberapa narasumber. Baik dari BNPT, KNPI, Pimpinan Pesantren Nahdatul Ulama, Akademisi, serta Mantan teroris sendiri. Saya selaku generasi muda amat mengambil manfaat dari keberlangsungan acara ini. Acara ini sungguh merupakan energi positif yang diberikan kepada kami generasi muda. Hingga kami nantinya akan berusaha menjadi generasi muda yang tangguh dalam melakukan pemberantasan terhadap setiap aksi-aksi radikal terorisme dan isis.

Satu key word yang saya perpegangi dari acara tersebut adalah sikap peduli. Selaku generasi muda janganlah acuh dalam menghadapi persoalan besar bangsa. Setidaknya peduli dengan diri sendiri untuk senantiasa melakukan tindakan positif telah membantu BNPT yang dari segi kuantitas kecil namun karena kita generasi muda Indonesia yang aktif akan menghasilkan kualitas yang besar sehingga tugas BNPT berhasil membuat Indonesia sebagai wilayah damai. Aamiinn

ulfah
Dengan